Askonas Muara Enim Gelar Muscab II Tahun 2022, Pilih Pengurus Periode 2022-2027

MUARA ENIM - Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Muara Enim menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II Tahun 2022 di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Sabtu (29/1/2022).

Muscab dibuka Bupati Muara Enim diwakili Kabag Pembangunan Sobirin, dan dihadiri oleh Ketua DPD Askonas Sumsel Rusmin Manai Gani, Kasdim 0404/Muara Enim Mayor Inf Sugeng, Kabag ULP Kandar Budizon, dan para anggota Askonas Muara Enim dan Sumsel serta tamu undangan.

Ketua DPD Askonas Sumsel Rusmin Manai Gani mengatakan bahwa Muscab Askonas Muara Enim ke-II tahun 2022 ini, tujuannya adalah untuk membentuk kepengurusan yang baru serta memilih Ketua Askonas Muara Enim periode 2022 -2027. Sebab kepengurusan Askonas Muara Enim sudah satu tahun demisioner.

Ke depan, lanjut Rusmin, dirinya berharap kepengurusan yang baru bisa membawa Askonas Muara Enim yang lebih baik lagi terutama untuk membantu dan membina anggotanya. Sebab semenjak adanya UU Cipta Kerja banyak perubahan aturan, sehingga para anggota Askonas harus cepat beradaptasi dan melengkapi segala aturan tersebut yang semakin berat sebab jika kita tidak lengkap tentu akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

"Kalau dahulu tenaga penangung jawab sertifikasi cukup satu, tetapi sekarang setiap mengambil sub bidang harus ada semua tenaga penanggungjawabnya. Jadi, kalau kita ambil empat sub bidang maka harus empat juga tenaga penanggungjawabnya," ujarnya.

Harapan ke depan, mereka meminta kerjasama yang baik demgan Pemkab Muara Enim dan untuk bisa melakukan pembinaan kepada anggota Askonas Muara Enim. Jika ada anggotanya yang bekerja tidak sesuai dan merugikan, maka pihaknya mendukung untuk diberikan punishment seperti di black list, menggembalikan kerugian dan sebagainya, namun begitu juga sebaliknya jika mereka bekerja bagus untuk bisa diberikan reward seperti memberinya pekerjaan.

Sementara itu menurut Sobirin mereka sangat mendukung dengan kegiatan Muscab Askonas ini, dan mudah-mudahan mendapat kepengurusan yang dapat membawa Askonas lebih berwarna sebagai salah satu asosiasi konstruksi yang ada di Kabupaten Muara Enim. Apalagi Askonas sudah mendapatkan kewenangan untuk sertifikasi anggotanya sehingga kedepan
anggota Askonas akan memiliki kompetensi sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Terkait perizinan, lanjut Sobirin, semenjak terbitnya UU Cipta Kerja, maka untuk beberapa izin sudah melebur menjadi satu yaitu izin perusahaan melalui lembaga OSS BKPM.
Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) merupakan perizinan berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan, lembaga, gubernur, atau bupati/walikota kepada pelaku usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Sistem pelayanan ini dikembangkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mempercepat pengurusan perizinan berusaha.

Sistem OSS ditujukan untuk percepatan dan peningkatan penanaman modal dan berusaha untuk mempermudah pelaku usaha, baik perorangan maupun non perorangan dapat memulai bisnis di Indonesia. Seperti ketika pelaku usaha hendak memulai usaha, tidak perlu lagi khawatir harus melalui proses birokrasi panjang dan rumit untuk mendapatkan perizinan berusaha. Segala pengurusan perizinan dapat dilakukan secara daring melalui sistem OSS dengan bebas biaya.

Kemudian, sambung Sobirin, Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk membina pelaku-pelaku usaha di daerahnya salah satunya di kita-kita ada pembinaan jasa konstruksi seperti menyampaikan informasi informasi terkait dengan regulasi terkait dengan aturan-aturan yang baru yang harus dilaksanakan oleh pelaksana konstruksi yang ada di Kabupaten Muara Enim.

"Lalu, kami akan bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Muara Enim ini. Sebab Kabupaten Muara Enim mempunyai wilayah yang sangat luas sekitar 77 ribu km persegi yang tentu membutuhkan dana yang besar untuk membangunnya, apalagi saat ini sudah banyak program-program nasional yang masuk ke Kabupaten Muara Enim salah satunya tol Palembang-Indralaya-Bengkulu, PLTU Sumsel 8, PLTU Sumsel 1, Pabrik DME, Pembangunan jalur transmisi 500 KV dari Tanjung lalang sampai ke Riau dan lain-lain yang tentu bisa diserap juga oleh kontraktor lokal," katanya.

 

 

sumber

Bagikan postingan ini:
Diposting oleh Super Administrator
Image
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores, eveniet, eligendi et nobis neque minus mollitia sit repudiandae ad repellendus recusandae blanditiis praesentium vitae ab sint earum voluptate velit beatae alias fugit accusantium laboriosam nisi reiciendis deleniti tenetur molestiae maxime id quaerat consequatur fugiat aliquam laborum nam aliquid. Consectetur, perferendis?

Tinggalkan Komentar