Punya 390 Honorer, Kasat Pol PP Muara Enim Tanggapi Wacana Penghapusan Tenaga Honorer

MUARA ENIM- Wacana penghapusan tenaga honorer oleh pemerintah pusat membuat para tenaga honorer di  OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Muara Enim khawatir.

Pasalnya, jika tidak ada tenaga honorer dipastikan para PNS akan kelimpungan karena tenaga PNS yang saat ini sangat kekurangan terutama untuk pekerjaan tertentu.

“Munculnya wacana kebijakan ini jelas meresahkan para honorer dan kepala dinas serta ASN. Sebab kalau penghapusan tenaga honorer dilakukan sementara tenaga ASN sangat kurang,” ujar Kasat Pol PP Muara Enim M Musadeq, Senin (17/1/2022).

Menurut Musadeq, saat ini tenaga honorer di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja berjumlah 390 orang yang bertugas menegakan peraturan daerah (Perda) yang terdiri tenaga anak muda sebab mereka dilapangan akan berhadapan dengan masyarakat.

Apalagi jika ada aksi demo, tentu mereka akan menjadi yang terdepan untuk menjaga wibawa kepala daerah dan menjaga aset-aset milik pemerintah termasuk dalam penegakan Perda.

Selain itu, bagaimana nasib keluarga mereka jika mereka harus menganggur. 

“Harapannya pemerintah mencarikan solusi terlebih dahulu. Jika tidak disiapkan solusi atau memecat mereka semua, tentu akan menambah angka pengangguran. Selain itu tenaga honorer sangat dibutuhkan sebab tenaga PNS atau PPPK tidak sebanding dengan PNS yang pensiun, meninggal dan pindah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Muara Enim Harson Sunardi SAP MSi, menjelaskan bahwa pemerintah pusat  meminta di instansi pemerintahan saat ini diberi waktu untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun, untuk pelaksanaannya belum tahu kapan termasuk skenarionya seperti apa sebab kita belum ada petunjuk untuk masalah itu.

Namun jika itu memang ada, mungkin pemerintah sudah mencarikan jalan keluarnya untuk seluruh tenaga honorer.

“Bisa jadi nanti tenaga honorer dibuat PPPK. Bisa jadi seperti itu, penghapusan tenaga honorer dan dimasukan ke PPPK,” katanya.

Dan ketika ditanya untuk jumlah tenaga honorer di Kabupaten Muara Enim, Harson mengaku untuk update data basenya pihaknya tidak tahu lagi semenjak kewenangannya telah di serahkan ke OPD masing-masing bukan lagi ke Kepala Daerah.

"Kalau dahulu ada ribuan tenaga honorer. Mulai dari sebagai petugas kebersihan, menagih karcis dan sebagainya," tutupnya (SP/ARDANI)

 

 

sumber

Bagikan postingan ini:
Diposting oleh Super Administrator
Image
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores, eveniet, eligendi et nobis neque minus mollitia sit repudiandae ad repellendus recusandae blanditiis praesentium vitae ab sint earum voluptate velit beatae alias fugit accusantium laboriosam nisi reiciendis deleniti tenetur molestiae maxime id quaerat consequatur fugiat aliquam laborum nam aliquid. Consectetur, perferendis?

Tinggalkan Komentar